Batam | SidakToday com | Bea Cukai Batam diduga tidak mampu menindak para penyelundup expedisi siluman di jembatan 6 Barelang di pelabuhan AK,terkesan adanya dana mengalir dari oknum Pengusaha kepada para Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atas kerugian negara.
Hal ini semakin menjadi di lema bagi negara, karena kegiatan penyelundupan sengaja menghindari pajak kepabeanan, Sementara oknum pengusaha semakin leluasa mengirimkan barang dari pelabuhan tikus.
Informasi yang di himpun SidakToday.com, adapun para pemain penyelundupan di jembatan 6 di Pelabuhan AK berinisial Al, LB sama MK
Ketika Awak media ini mengkonfirmasi Bimbingan kepatuhann layanan informasi (KBLI ) Bea Cukai Batam Setiawan Rosidi mengatakan Malam juga bang, sudah terinfo dan sedang kami analisis dengan pendalaman melalui manajemen resiko agar strateginya pas,terima kasih atensinya.ucap Setiawan
Penyelundup kian memanas di jembatan 6 Barelang dan pengusaha expedisi sudah memperkaya diri dengan mengirimkan barang-barang keluar Batam tanpa membayar kepabean
Kegiatan penyelundupan tersebut menjadi suatu pertanyaan publik kepada Bea Cukai Batam.
"Apakah selama ini pihak Bea Cukai Batam tidak mengetahui kegiatan penyelundupan di pelabuhan tikus jembatan 6 milik AK, sementara Bea Cukai mempunyai Anggota Intel atau jangan-jangan ada permainan Oknum anggota dari Bea Cukai Batam memback up usaha tersebut ???
Ini menjadi suatu atensi bagi Kepala Bea Cukai Batam untuk dapat melakukan penindakan kepada para oknum anggota apabila benar memback up kegiatan penyelundupan dan dapat segera menindak Oknum Pengusaha penyelundupan di Pelabuhan AK Jembatan 6 ?
Hingga berita ini di terbitkan awak media masih mengkonfirmasi Pihak-pihak terkait lainnya untuk dapat perimbangan pemberitaan dan membuka ruang hak jawab kepada siapapun yang merasa di rugikan.( Vs)
