![]() |
| Fhoto. : Aktivitas Cut and Fill di Belakang Kantor Lurah Sei Binti |
Batam | SidakToday.com | Aktivitas pengerukan bukit di seputaran belakang kantor Lurah Kelurahan Sei Binti semakin merajalela diduga kuat tidak mengantongi izin Cut and Fill dari Pemerintah.
Adapun pengerukan bukit tersebut sebelumnya sudah pernah di stop dan kini kembali lagi beraktivitas diduga di Back oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,untuk melakukan Penimbunan lahan mangrove di daerah dapur 12 Kecamatan Sagulung. Kamis (16/07/2026)
Hal ini semakin meresahkan warga Sei Binti khususnya para pedangan kaki lima yang berjualan di pinggir jalan karena truk yang bermuatan tanah tidak ditutup terpal sehingga menimbulkan polusi udara.
Dari pantauan Awak media di lapangan Kegiatan Cut and Fill cukup masif berjalandi malam dengan mengunakan Beko untuk mengeruk bukit dan mobil Lori yang sudah bermuatan tanah lansung mengantarkan ke lokasi di dapur 12 untuk menimbun lokasi mangore.
Ketika Awak media mengkonfirmasi salah satu Ceker biasa disebut petugas lapangan menuturkan Saya cuma pekerja disini Abang, kalau soal izin saya tidak tahu,kemarin memang di Stop Abang ,makanya kita kerja malam. Ucapnya
Sementara, Salah Satu pedangan Kaki lima yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan Abang lihat sendiri kan banyak debu disini , jualan saya juga berdebu kalau mereka. Lagi kerja, kemarin Sudah sempat berhenti ,namun Saya melihat malam mereka lagi kerja Abang, mengambil tanah lagi ,ucapnya.
Dalam hal ini diminta kepada Kapolda Kepri untuk dapat menutup lokasi dan dapat menindak oknum Pengusaha yang merugikan. Negara serta meresahkan masyarakat Sei Binti.
Aktivitas cut and fill (pengupasan dan penimbunan lahan) di Batam diatur dalam Peraturan Kepala (Perka) BP Batam. Pelaksanaannya diwajibkan memiliki izin lingkungan atau penetapan tarif layanan dari pemerintah setempat. Pelanggaran atas izin ini dapat berujung pada sanksi pidana dan denda, sesuai dengan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Hingga berita ini diterbitkan Awak media ini masih berusaha mengkonfirmasi Pihak-pihak terkait lainnya dan pihak Perusahaan. (Vs)
