Iklan

terkini

Penegakan Perda di Kota Batam diduga Lemah , Masyarakat Resah, Akses Pejalan Kaki di Tutup Pagar Oleh Pengusaha

02 Juni, 2026, 17:46 WIB Last Updated 2026-06-02T10:46:09Z
Fhoto: Pagar yang di buat oleh Pengusaha di Badan Jalan Untuk Pejalan Kaki di Simpang Nato Sagulung Kota Batam


Batam | SidakToday.com | Akses badan jalan lokasi penghijauan di salah satu kawasan ruko di Simpang Nato Kecamatan Sagulung diduga di alih fungsikan secara sepihak oleh Oknum Pengusaha tanpa ada surat izin yang sah dari Pemerintah Kota Batam .


Adapun akses lahan tersebut yang biasa digunakan pejalan kaki kini tertutup oleh pagar tinggi yang sengaja didirikan, seolah-olah tanah tersebut merupakan milik pribadi.


Lahan yang seharusnya menjadi aset publik untuk menjaga keindahan lingkungan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas, kini berubah menjadi wilayah yang dikunci demi kepentingan bisnis semata. Dugaan kuat menyebutkan tindakan ini dilakukan semata-mata demi meraup keuntungan besar, dengan mengubah peruntukan aset negara menjadi lahan usaha yang bernilai ekonomi tinggi. 


Warga setempat merasa resah serta dirugikan dan kecewa berat, karena akses untuk pejalan kaki sudah tidak ada lagi 


Salah satu warga Irwan menuturkan Dulu kita bebas lewat, aman dan nyaman. Sekarang harus memutar jauh, bahkan terhalang total. Ini kan tanah milik umum, milik negara,” ungkap salah satu warga dengan nada kesal.Selasa (02/06/2026)


Melihat kondisi yang semakin memburuk, masyarakat setempat pun menyampaikan permintaan tegas kepada pihak berwenang. Warga mendesak Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tata Ruang serta Badan Pengusahaan Batam untuk segera turun ke lokasi, melakukan pengecekan mendalam terkait kelengkapan izin dan kesesuaian peruntukan lahan.


Selain itu, warga meminta agar dilakukan pembongkaran terhadap pagar dan bangunan yang menghalangi akses serta melanggar aturan, kemudian mengembalikan fungsi lahan sesuai peruntukan awal sebagai jalur jalan dan kawasan hijau. Masyarakat juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan ada pengawasan ketat agar aset negara tidak terus-menerus dikuasai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.


Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengusaha maupun instansi terkait mengenai kasus ini.(Red)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Penegakan Perda di Kota Batam diduga Lemah , Masyarakat Resah, Akses Pejalan Kaki di Tutup Pagar Oleh Pengusaha

Terkini

Iklan